Kamis, 12 Desember 2013

Sebuah Ungkapan syukur

Mari kita belajar dr s'org nenek yang mcerminkan sikap s'org anak Tuhan yg slu bsyukur dalam sgala hal...




Ucap Syukur Seorang Nenek

Seorang janda tua pernah mengundang saya untuk selamatan kecil-kecilan di

rumahnya. Perempuan yang sudah nenek-nenek itu saya tahu mata pencahariannya
hanya berdagang kue keliling kampung yang hasilnya tidak seberapa. Ia
hidup sendirian di Jakarta, tanpa sanak keluarga. Dan ia tinggal di
emperan rumah orang lain atas kebaikan hati si tuan rumah. Hari itu,
selepas kebaktian gereja ia ingin mengadakan selamatan.

Saya pun segera datang tepat pada waktunya. Tidak berapa lama

kemudian datang pula ketua RT, penjaga gereja dan istrinya.

Disusul dengan kehadiran si tuan rumah yang selama bertahun-tahun

memberikan emperan rumahnya untuk ditempati.

Sudah setengah jam saya tunggu yang lainnya tidak ada yang datang

lagi. Jadi saya tanya, "Masih ada yang ditunggu Nek?"

Nenek itu menggeleng, "Tidak ada, Pendeta. Yang saya undang hanya lima

orang, termasuk Pendeta. Maklum, tempatnya sempit."

Saya tersentuh. Orang kecil ini masih juga ingin mengadakan selamatan

kepada Allah dalam ketidakberdayaannya, sementara banyak orang lain
yang rumahnya besar-besar tidak pernah diinjak tetangganya untuk
selamatan.
"Apa tujuan syukuran ini, Nek?" saya bertanya pula.

"Begini, Pendeta," jawab si nenek. "Saya bersyukur kepada Allah karena

sejak bulan depan saya bisa mengontrak kamar ini, sebulan Sepuluh ribu
rupiah. Tadinya tuan rumah menolak, tidak mau menerima uang saya.
Tapi akhirnya ia tidak keberatan, sehingga utang budi saya tidak
terlalu berat."

Puji Tuhan. Alangkah mulianya hati nenek itu. Ia yang sebetulnya

masih perlu dibantu, tidak mau membebani orang lain tanpa imbalan.
Dan alangkah mulianya pula si tuan rumah yang tidak mau mengecewakan
hati seoang nenek yang ingin terbebas dari perasaan bergantung pada
orang lain...

3 komentar:

  1. He dalet..... Kalo kasi maso postingan jgn lupa judul postingan....OK (mario)

    BalasHapus
  2. gogo,.. ilustrasix bagus,... kira-kira pelajaran apa yg bisa katong ambil sebagai pemuda kristen yg sering mengeluh daripada bersyukur,...... tolong berbagi :)

    BalasHapus
  3. @ryo, ok bro,,,, i forget..

    @k'marsha, pelajaran yg bsa d'ambil yaitu wlpun sbgai pemuda yg berasal dr kluarga yg pas2an atau kkurangan, tp jgn mjadi mslh untk tdk mngucap syukur kakz... sprti nenek dlm ilustrasi d atas.. yg wlpun rmhnya kecil tp ttp mw bsykur.. :)

    BalasHapus